The Open 2026: McIlroy & Scheffler Bicara Warisan di Royal Birkdale

Duel Dua Raksasa di Royal Birkdale

Menjelang The Open 2026 yang akan digelar di Royal Birkdale, dua pemain teratas dunia—Rory McIlroy dan Scottie Scheffler—justru melontarkan pernyataan mengejutkan tentang warisan dan rekor. Keduanya sama-sama mengaku tidak peduli bagaimana mereka akan dikenang setelah pensiun atau bahkan setelah tiada. Padahal, baik McIlroy maupun Scheffler datang sebagai unggulan utama untuk merebut gelar major terakhir musim ini.

McIlroy, yang baru saja menang di The Masters April lalu, ingin menambah koleksi trofi The Open-nya. Sementara Scheffler hadir sebagai juara bertahan setelah menjuarai edisi tahun lalu. Namun, alih-alih bicara target, keduanya justru membahas soal motivasi yang lebih dalam. Bagi mereka, mengejar rekor bukanlah segalanya.

Pernyataan McIlroy: “Saya Tidak Peduli”

Dalam konferensi pers jelang turnamen, McIlroy dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak tertarik pada bagaimana orang-orang akan mengingatnya kelak. “Tidak, saya benar-benar tidak peduli,” ujarnya. Ia bahkan bercanda bahwa saat sudah tiada, ia tidak akan melihat apa pun yang dikatakan orang tentang dirinya. “Saya akan berada enam kaki di bawah tanah. Saya rasa saya tidak akan jadi hantu… Saya tidak peduli!”

Pebalap asal Irlandia Utara itu kemudian menjelaskan filosofinya. Menurutnya, mengejar rekor dan hasil semata adalah tujuan yang hampa. “Kamu harus menikmati prosesnya, menikmati perjalanan untuk sampai ke sana. Saya pernah belajar dengan cara yang sulit ketika terlalu fokus mengejar hasil dan rekor.”

Ia menambahkan bahwa kunci sukses adalah fokus pada fundamental: ayunan, pukulan, dan perasaan saat menghadapi bola. “Jika kamu melakukan hal-hal itu dengan cukup baik, kamu akan menempatkan diri dalam posisi menang. Tapi jika semua yang kamu pikirkan hanya menang dan hasil, kamu salah bermain.”

Scheffler: “Warisan Tidak Pernah Memotivasi Saya”

Scheffler, yang ingin menjadi pemain pertama sejak Padraig Harrington yang memenangkan The Open secara beruntun, juga bersikap serupa. Ia mengaku tidak bermain demi tempat dalam sejarah. “Kedengarannya agak suram, tapi pada akhirnya saya akan hidup, dan hidup saya akan berakhir. Ketika berakhir, saya akan pergi ke tempat lain, dan saya tidak akan ada di sini lagi.”

Juara dunia peringkat satu itu menegaskan bahwa kompetisi adalah satu-satunya hal yang mendorongnya. “Saya tidak pernah sekalipun memikirkan bagaimana saya akan dikenang. Jujur, itu tidak berarti apa-apa bagi saya dari segi pencapaian. Saat saya mati, ‘Hei, Scottie menang empat major dan 20 turnamen, dan menghasilkan uang sekian’—itu tidak berpengaruh sama sekali pada saya.”

Kondisi Lapangan Menjelang The Open 2026

McIlroy mengakui ada beberapa masalah dalam permainannya setelah performa yang naik-turun di Genesis Scottish Open. Ia finis di posisi kelima setelah ronde akhir 64 pukulan, tetapi tetap melakukan penyesuaian menjelang The Open 2026. “Tergantung jam berapa Anda bertemu saya,” candanya. “Dua hari pertama di Skotlandia rasanya sangat baik, lalu permainan saya menurun seiring pekan. Meski skor hari Minggu bagus, rasanya tidak terlalu enak.”

Ia telah berlatih keras dalam beberapa hari terakhir, menggunakan TrackMan untuk mencocokkan perasaan ayunan dengan data. “Saya bermain 30 hole pada hari Minggu. Kemarin saya agak lelah, jadi tidak ke lapangan. Itu memberi saya waktu lebih untuk memukul bola dan menggali lebih dalam ayunan. Saya merasa baik di driving range dan di lapangan hari ini. Trennya ke arah yang benar.”

Sementara itu, Scheffler baru saja mengalami kegagalan lolos cut pertama kalinya sejak 2022 di turnamen yang sama. “Anda tidak pernah ingin libur akhir pekan, tetapi menjelang turnamen di mana Anda juara bertahan, pasti ada lebih banyak hal yang harus dilakukan. Jadi itu bukan hal terburuk, meski cukup membuat frustrasi.” Ia menambahkan bahwa gagal cut memang berat, tapi lebih sakit saat nyaris menang dan finis kedua seperti di Travelers. “Missed cut lebih membuat frustrasi.”

Jadwal Siaran Langsung The Open 2026 di Sky Sports

Bagi penggemar di Inggris dan Irlandia, Sky Sports kembali menjadi rumah eksklusif The Open 2026. Liputan penuh dari major pria terakhir musim ini dimulai Kamis pukul 6.30 pagi waktu setempat di Sky Sports Golf.

  • Dua ronde pertama: setidaknya 15 jam tayangan per hari, dengan saluran bonus di Sky Sports+ atau aplikasi Sky Sports.
  • Ronde akhir akhir pekan: liputan diperpanjang mulai pukul 9 pagi (Sabtu) dan 8 pagi (Minggu).

Dengan segala pernyataan jujur dan blak-blakan dari McIlroy dan Scheffler, The Open 2026 di Royal Birkdale tidak hanya menyajikan persaingan golf terbaik, tetapi juga refleksi mendalam tentang makna kesuksesan dan warisan. Siapa pun yang akhirnya menang, satu hal yang pasti: mereka bermain bukan untuk sejarah, melainkan untuk cinta pada permainan itu sendiri.