Penalti Lewis Hamilton Makin Banyak, Apa Dampaknya pada Perebutan Juara dengan Antonelli?

Lewis Hamilton tengah menuai sorotan setelah menerima empat hukuman dari steward dalam tiga akhir pekan balapan Formula 1 terakhir. Jumlah penalti yang tergolong tinggi ini membuat pembalap Ferrari tersebut kehilangan poin krusial dalam perburuan gelar juara dunia.

Setelah terkena penalti di Grand Prix Hongaria Minggu lalu karena ngebut di pit lane, Hamilton mengeluh di radio bahwa steward “memberi penalti seperti orang gila”. Akibatnya, ia kini tertinggal 50 poin dari Kimi Antonelli di klasemen pembalap. Lantas, apakah semua hukuman ini memang layak diterima? Mari kita bedah satu per satu.

Penalti Lewis Hamilton di Grand Prix Inggris – Start Palsu

Di seri kandangnya, Hamilton dihukum waktu 5 detik karena dianggap bergerak maju sebelum lampu start padam. Meski begitu, ia finis ketiga dan hukuman ini kemungkinan tidak mengubah hasil akhirnya.

Hamilton menilai keputusan itu terlalu keras. “Di briefing, kami bicarakan ketidakkonsistenan steward. Pembalap lain pernah bergerak dan tidak dihukum. Saya tidak keluar dari kotak start. Mereka setuju dan akan meninjau aturan ini ke depan,” ujarnya.

Penalti Lewis Hamilton di Grand Prix Belgia – Menyebabkan Tabrakan

Pada lap pertama, Hamilton dianggap bersalah penuh atas tabrakan dengan George Russell di Tikungan 5. Ia mendapat penalti waktu 5 detik dan finis keempat, padahal tanpa hukuman kemungkinan besar ia naik podium.

Menariknya, Russell sendiri menyebut insiden itu sebagai “racing incident”. Hamilton kecewa karena kehilangan hingga enam poin. “Bahkan pembalap yang saya tabrak bilang itu racing incident. Saya rasa penalti itu tidak perlu,” katanya.

Penalti Lewis Hamilton di Kualifikasi Hongaria – Menghalangi Oscar Piastri

Hamilton dihukum turun tiga posisi grid setelah menghalangi Oscar Piastri di Q3. Ia mengaku tidak mendapat informasi bahwa Piastri sedang memulai putaran cepat. “Itu sungguh tidak beruntung. Saya seharusnya lihat spion. Ada kesalahan komunikasi dari tim,” jelasnya.

Akibat hukuman ini, Hamilton yang start dari posisi kedua berpotensi memimpin balapan pertama justru harus start kelima. Padahal, dengan ban soft baru, peluangnya untuk menang sangat terbuka.

Penalti Lewis Hamilton di Grand Prix Hongaria – Ngebut di Pit Lane

Di akhir balapan, Ferrari memanggil Hamilton masuk pit saat Virtual Safety Car. Ia melampaui batas kecepatan 80 km/jam sebesar 0,1 km/jam karena ingin mengalahkan Antonelli di jalur keluar pit. Kesalahan ini membuatnya mendapat penalti waktu 5 detik dan finis keempat.

Hamilton menyesali keputusan tim. “Ban saya masih bagus. Seharusnya saya bisa finis ketiga tanpa pit stop. Tapi begitu masuk, saya harus percaya pada tim. Sayangnya, itu membuka pintu penalti,” ungkapnya kepada Sky Sports F1.

Dampak Penalti pada Perebutan Gelar Juara

Dari semua penalti Lewis Hamilton, hanya insiden dengan Russell yang kontroversial. Sisanya sulit dibantah. Kerugian poin langsung dari hukuman di balapan sekitar enam poin, tapi kerugian terbesar justru datang dari kualifikasi Hongaria.

Jika Hamilton start dari barisan depan di Hungaroring, ia kemungkinan besar memimpin balapan dan memangkas jarak dengan Antonelli menjadi kurang dari 40 poin. Performa Hamilton belakangan ini sangat kuat, sehingga peluang juara masih terbuka asalkan ia dan Ferrari bisa meminimalkan kesalahan sendiri.

“Saya akan bekerja keras untuk kembali. Masih banyak hal positif. Saya harus pastikan tidak memberi alasan bagi steward untuk menghukum saya,” tegas Hamilton.

Formula 1 akan kembali setelah libur musim panas dengan Sprint Weekend di Grand Prix Belanda pada 21-23 Agustus. Semua sesi dapat disaksikan langsung di Sky Sports F1.