Maddy Cusack: Sheffield United Kurang Dukungan untuk Tim Wanita

Sidang inquest atas kematian Maddy Cusack mengungkap fakta mengejutkan: Sheffield United tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk mendukung tim wanita mereka pada musim panas 2023. Mantan fisioterapis klub, Francesca Carr, memberikan kesaksian bahwa klub sedang berjuang dalam masa transisi dari status paruh waktu menjadi penuh waktu. Cusack, seorang gelandang berusia 27 tahun, ditemukan meninggal di rumah keluarganya di Derbyshire pada 20 September 2023, hanya beberapa pekan setelah United memulai musim pertama mereka dengan latihan penuh waktu.

Transisi yang Terburu-buru dan Beban Staf Berlipat

Carr, yang bekerja sebagai fisioterapis tim wanita antara 2021 dan 2024, mengatakan kepada pengadilan bahwa peralihan dari paruh waktu ke penuh waktu terasa “terburu-buru”. Staf harus menjalankan banyak peran di luar tanggung jawab utama mereka, seperti menyiapkan makan siang untuk tim. Ia menambahkan bahwa para pemain “mungkin tidak tahu ke mana harus pergi” untuk mendapatkan bantuan dari tim SDM klub setelah lokasi pelatihan berpindah.

Ketika ditanya apakah adil untuk mengatakan bahwa “sumber daya tidak memadai untuk menjalankan klub dan merawat para pemain” selama masa transisi, Carr menjawab: “Menurut pendapat pribadi saya, ya. Kami tidak memiliki kemewahan memiliki semua peran yang terisi saat musim dimulai.” Ia juga mengungkapkan bahwa ia beberapa kali menulis surat kepada staf senior klub untuk menyampaikan kekhawatiran bahwa tim tidak memenuhi persyaratan minimum liga, termasuk tidak memiliki ruang fisioterapi pribadi untuk perawatan.

Kekhawatiran Kesehatan Mental: Bukan Hanya Maddy

Carr mengatakan bahwa Cusack “ada di radar”-nya selama musim panas setelah sang gelandang mengungkapkan kekhawatiran tentang rumahnya dan pacarnya yang “jauh”. Carr juga melihat “tanda” ketika Cusack meneleponnya dengan “patah hati” karena secara tidak sengaja pergi ke tempat latihan yang salah. “Reaksinya berlebihan. Itu bukan reaksi normal,” ujar Carr. Ia kemudian menyampaikan kekhawatiran tentang kesehatan mental Cusack kepada manajer tim, Jonathan Morgan.

Menariknya, Carr menegaskan bahwa Cusack “tidak akan masuk dalam daftar teratas” pemain yang ia khawatirkan akan menyakiti diri sendiri. “Ada pemain lain yang lebih saya khawatirkan dari segi kesehatan mental atau kemampuan mereka untuk mengatasi tekanan,” jelasnya. Dalam pernyataan tertulis yang diserahkan sebelum inquest, Carr menyebut adanya “pemain di bawah tekanan terberat yang saya pikir mungkin akan menyakiti diri sendiri.”

Peran Jonathan Morgan

Keluarga Cusack menuding Morgan sebagai penyebab memburuknya kesehatan mental Cusack, namun Carr mengatakan ia “tidak pernah melihat ada masalah” dalam perilaku Morgan. Sebaliknya, Carr memuji Morgan karena memastikan para pemain tetap mendapat makanan saat klub tidak menyediakannya. “Kami menghadapi masa-masa sulit selama transisi. Mr Morgan mendorong keras dan memastikan para gadis diberi makan,” kenang Carr.

Morgan, mantan manajer Leicester dan Burnley, diumumkan sebagai manajer Sheffield United pada 14 Februari 2023 dan memimpin tim untuk pertama kalinya melawan Crystal Palace pada 26 Februari 2023. Ia dijadwalkan memberikan kesaksian pada hari Senin. Carr juga mengonfirmasi bahwa ia, sebagai fisioterapis, menyarankan Morgan agar Cusack tidak dimainkan pada pertandingan pertamanya karena kondisi fisiknya yang belum fit, sejalan dengan versi kejadian Morgan.

Kesaksian Mantan Kapten: Kekhawatiran Soal Rumah dan Hubungan

Sophie Barker, mantan kapten Cusack di United yang juga pernah menjadi teman sekamarnya, memberikan kesaksian bahwa ia yakin kemunduran Cusack terkait dengan kekhawatiran finansial untuk membayar rumah dan khususnya soal pacarnya, Grace Riglar, yang pindah bermain untuk Lewes. “Dia sangat mencintai Grace. Dia merasa Grace meninggalkannya. Saya harus meyakinkannya berulang kali bahwa Grace hanya pindah klub, itu tidak berarti mereka putus,” kata Barker.

Barker menambahkan, “Dia juga sangat khawatir soal membayar rumahnya. Dia berkata, ‘Jika saya keluar dari sepak bola, saya tidak akan mampu membayarnya.’ Kami membicarakan solusi untuk itu.” Ketika ditanya oleh Morgan, yang mewakili dirinya sendiri dalam sidang, apakah ia pernah melihat perilaku negatif Morgan terhadap Cusack, Barker menjawab tidak. “Saya tidak ingat pernah melihat Anda berteriak. Saya pikir itu hal yang biasa dalam manajerial,” ujarnya.

Sidang Berlanjut dan Jadwal Selanjutnya

Sidang seharusnya mendengarkan kesaksian dari CEO Sheffield United, Stephen Bettis, pada Rabu, namun jadwalnya diundur ke 8 Juli karena pengadilan membutuhkan waktu lebih lama untuk memeriksa bukti ekstensif dari Carr. Staf lain, baik masa lalu maupun sekarang, dijadwalkan memberikan kesaksian di sisa sidang inquest. Sidang berlanjut pada Kamis.

Keseluruhan kesaksian menggambarkan gambaran klub yang tidak siap secara struktural dan sumber daya saat beralih ke status penuh waktu. Kurangnya dukungan Sheffield United untuk tim wanita menjadi sorotan utama, meninggalkan pertanyaan tentang bagaimana klub menangani kesejahteraan pemain di masa transisi yang kritis.

Butuh bantuan? Di Inggris dan Irlandia, Samaritans dapat dihubungi melalui telepon gratis 116 123. Di AS, Anda dapat menelepon atau mengirim SMS ke National Suicide Prevention Lifeline di 988, mengobrol di 988lifeline.org, atau mengirim SMS HOME ke 741741 untuk terhubung dengan konselor krisis. Di Australia, layanan dukungan krisis Lifeline adalah 13 11 14. Saluran bantuan internasional lainnya dapat ditemukan di befrienders.org.